C. Tabulasi Silang
1. Tujuan tabulasi silang
Tabulasi silang bertujuan untuk
menyajikan data dalam bentuk tabulasi yang meliputi baris dan kolom. Sebgai
contoh sebuah penelitian yang mengambil wisatawan mancanegara sebagai
responden. Responden berasal dari berbagai benua Asia, Amerika, Eropa,
Australia, Afrika. Peneliti ingin mengetahui jumlah wisatawan yang berasal dari
berbagai benua tersebut dilihat dari jenis kelamin, status perkawinan, dan
jumlah kunjungan.
2. Prosedur menggunakan
SPSS
a. Buka halaman baru SPSS dengan
langkah-langkah sebgai berikut : file – new - data
b. Penamaan
variabel
Klik variable
view pada bagian kiri bawah halaman SPSS – pada kolom name ketikkan : AB ; JK ;
SP ; FK (catatan : ini adalah simbol-simbol dari semua variabel) – pada kolom
label ketikkan : asal benua, jenis kelamin, status perkawinan, frekuensi
kunjungan
Buat pelabelan
value (nilai) untuk opsi jawaban variabel yang diteliti (cara sama dengan
pengolahan data frekuensi sebelumnya).
Misalkan data
yang akan diolah adalah data (asal benua) dimana simbol angka 1 (asia), 2
(amerika), 3 (eropa), 4 (afrika), 5 (australia), maka langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut : pada kolom values baris pertama, klik pada sudut kanan none
(.....) sehinggga muncul halaman values labels – ketikkan 1 pada value,
ketikkan asia pada label - klik add, hasilnya akan tertulis 1.00=”asia”.
Lanjutkan dengan cara yang sama untuk 2 (amerika), 3 (eropa), 4 (afrika), dan 5
(australia) – klik ok
Ulangi dengan
cara yang sama untuk semua variabel : usia, kepuasan gaji, dan kinerja kerja.
Jenis kelamin :
1 (laki-laki) ; 2 (perempuan)
Status perkawinan : 1 (menikah) ; 2 (tidak menikah)
Frekuensi kunjungan : 1 (kurang dari 10) ; 2 (lebih dari 10 kali)
b. Input
data-data untuk semua variabel
klik halaman
data view pada bagian kiri bawah halaman SPSS – ketikkan data-data untuk setiap
variabel
Simpan data
yang telah buat dengan nama file latihan 4 (cross tab)
Melihat hasil
dari pengelolaan data frekuensi tersebut dapat digunakan langkah-langkah
berikut ini : klik analyze – descriptive statistics – crostabs
c. Pindahkan
semua variabel
Klik asal benua
(AB) – klik tanda panah untuk dipindahkan ke kolom row (s) – blok jenis
kelamin, status perkawinan, dan frekuensi kunjungan – klik tanda panah untuk
dipindahkan ke kolom coloumn (s) – klik ok
Simpan hasil
output hasil pekerjaan dengan nama output crosstab
Hasil
pengelolaan data dapat di interprestasikan sebagai berikut
Crosstabs
.
|
Case Processing Summary
|
||||||
|
|
Cases
|
|||||
|
|
Valid
|
Missing
|
Total
|
|||
|
|
N
|
Percent
|
N
|
Percent
|
N
|
Percent
|
|
Asal
Benua * Jenis Kelamn
|
10
|
100.0%
|
0
|
.0%
|
10
|
100.0%
|
|
Asal
Benua * Status Perkawinan
|
10
|
100.0%
|
0
|
.0%
|
10
|
100.0%
|
|
Asal
Benua * Frekuensi Kunjungan
|
10
|
100.0%
|
0
|
.0%
|
10
|
100.0%
|
Dari data di atas bias dilihat, bahwa jumlah keseluruhan data yang
ada adalah 10. N=10 , dan tidak ada data yang hilang karena missing = 0.
|
Asal Benua * Jenis Kelamn Crosstabulation
|
||||
|
Count
|
|
|
|
|
|
|
|
Jenis Kelamn
|
Total
|
|
|
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|
|
Asal
Benua
|
Asia
|
2
|
0
|
2
|
|
Amerika
|
0
|
2
|
2
|
|
|
Eropa
|
1
|
1
|
2
|
|
|
Afrika
|
1
|
2
|
3
|
|
|
Australia
|
0
|
1
|
1
|
|
|
Total
|
4
|
6
|
10
|
|
Berdasarkan
data di atas, dapat di lihat bahwa jumlah pengunjung perempuan ke 5 Benua (Asia, Amerika, Eropa, Afrika,
Australia) lebih banyak dari pada jumlah laki-laki, yaitu 6 : 4.
|
Asal
Benua * Status Perkawinan Crosstabulation
|
||||
|
Count
|
|
|
|
|
|
|
|
Status Perkawinan
|
Total
|
|
|
|
|
Menikah
|
Tidak Menikah
|
|
|
Asal
Benua
|
Asia
|
2
|
0
|
2
|
|
Amerika
|
0
|
2
|
2
|
|
|
Eropa
|
2
|
0
|
2
|
|
|
Afrika
|
1
|
2
|
3
|
|
|
Australia
|
0
|
1
|
1
|
|
|
Total
|
5
|
5
|
10
|
|
Dari data di atas dapat dilihat,
bahwa jumlah pengunjung ke 5 Benua tersebut imbang antara jumlah pengunjung
yang berstatus Menikah dan yang Belum
Menikah, yaitu 5 : 5.
|
Asal
Benua * Frekuensi Kunjungan Crosstabulation
|
||||
|
Count
|
|
|
|
|
|
|
|
Frekuensi Kunjungan
|
Total
|
|
|
|
|
< 10 kali
|
> 10 kali
|
|
|
Asal
Benua
|
Asia
|
1
|
1
|
2
|
|
Amerika
|
1
|
1
|
2
|
|
|
Eropa
|
0
|
2
|
2
|
|
|
Afrika
|
1
|
2
|
3
|
|
|
Australia
|
1
|
0
|
1
|
|
|
Total
|
4
|
6
|
10
|
|
Dari data tersebut dapat dilihat
bahwa para pengunjung banyak yang melakukan kunjungan lebih dari 10x.
perbandingannnya yaitu 4 : 6.
Kesimpulan
Dari
kumpulan data di atas, jumlah dari 10 orang pengunjung yang berkunjung ke 5
Benua ( Asia, Amerika, Eropa, Afrika, Australia) ,
3
orang di antaranya melakukan kunjungan
ke Afrika yang terdiri dari 1 orang laki-laki yang sudah menikah yang melakukan
kunjungan < 10x dan 2 orang perempuan yang belum menikah yang melakukan
kunjungan > 10x.
Hanya
1 orang saja yang melakukan kunjungan ke Australia, yaitu seorang perempuan
yang belum menikah yang melakukan kunjungan sebanyak < 10x.
2
orang ke Asia, laki-laki semua dan sudah menikah, yang satu melakukan kunjungan
< 10x dan yang satunya > 10x.
2
orang ke Amerika, semua perempuan dan belum menikah, yang satu melakukan
kunjungan < 10x, dan yang satunnya >10x.
2
orang ke Eropa, 1 laki-laki dan 1 perempuan, keduanya sudah menikah dan
melakukan kunjungan > 10x.
Jadi,
jumlah keseluruhan pengunjung adalah 10 orang (N=10).
No comments:
Post a Comment